Rabu, 29 Februari 2012

DARI TADI .....

sejak magrib tadi hawa malam seperti mendung
tetapi hujan ditunggu kali ini ingkar janji
aku tetap asyik bermain kuas di atas kanvas
tentang gurat wajah yang tak ku kenal tapi abstrak menyapa


sejak isya tadi tetangga sebelahku ribut
biasalah soal rumah tangga apalagi kalau urusan perut
urusan tetek bengek yang tak jauh tentang pahitnya ekonomi
pasti dan selalu bantingan pintu depan yg mampu hentikan racau


sesekali konsentrasi terpecah
karena tangis anak kecil yang susah di suruh tidur
tentang kencan sepasang abg yang baru kali itu nyobain pacaran
soal obrolan cekikikan ibu-ibu yang nongkrong di bangku kayu


dari tadi suara memecah bak kaleng rombeng
riuh ramai tinggal di lingkungan dempet
siang seperti malam dan malam mirip siang
lampu jalan terangi lingkup tiap sudut gang


dari tadi ku biarkan malam terseok sendiri
ku acuh aktivitasnya buat cerita tentang apa
termasuk kisah sepasang abg yang kepergok ciuman
termasuk ibu-ibu yang keenakkan ngobrol di labrak suaminya


dari tadi aku di tengah seliwer malam
tak menyadari apapun yang terjadi
ketika seorang ibu menganiaya anak kandungnya sendiri
hingga kasusnya di bawa ke pos hansip


saking asyiknya dari tadi … melangkahi malam begitu cepatnya
meski hasil karya semakin amburadul tema lukisan tentang apa
baru kusadari lukisan ini mewakili segala cerita yang terlewat
begitu mencekam sekelam khawatir kisah yang nyaris berakhir tragis


Tidak ada komentar: