rasanya tak siap
ada gumpal desah
ada nada kecewa
begitu pahit getir
ku berbalik
ku tak menoleh
kau memanggil
tetap tak hentikan
langkah kecil
degup jantung
pompa detak
geleng kepala
teguhkan jiwa
ku tak kembali
meski kau pinta
dengan apapun
cara bagaimanapun
pergiku disaat kau tak sadar
di saat kau tahu
aku telah jadi
kerlap-kerlip bintang
tabur bak pasir
cahya beludru malam
tabir rasa luruh
saat sinarmu membilang
tunggu di pagar lara
tanganmu menuntun
hingga letih hilang
dekap peluk sahdu
dan cinta mu tak usai
langkah terhenti
semua bungkam hening
tatapmu tusuk jantung
cekik gelora asmara
dada berdegub
pesona menikam
aku pun luput
Pondok Cabe, 29 Januari 2012
