lahirnya rasa ini sangat ku damba
membeku karena cinta tak pernah berpihak
mengeras karena cinta tak pernah singgah
sekalinya ku temui hanya kamuflase
dirimu adalah penantian panjang
butuh prosesi waktu tak sedikit
jalani tanpa beban tanpa sengatan dera
ku hanya sesekali singkap sunyimu melanda
tiada terpikir meminta atau memohon
mengikuti kala ceria gembiramu bersama siapapun
melirik kala sunyimu selalu jadi teman setia
atau menjamah sebuah kesempatan kalaupun ada
firasat hanyalah setengah harap
saat kita bersua kala dirimu terjerembab kepalsuan
ku coba tengahi galau dan resah yang ada
gayung pun bersambut hatipun memuja
ku ingin memilikimu utuh
tak terbagi pada siapapun dan karena apapun
ku ingin dirimu satu
membagi satu setia dalam cinta suci
cintai aku dengan hatimu
seperti aku mencintaimu
sayangi aku dengan kasihmu
seperti aku menyayangimu
kita berjalan bergandeng tangan
ku belai rambutmu dengan kelembutan
ku kecup keningmu dengan sayang
ku genggam tanganmu yang hangat
ku tatap lama wajah kekasih
elok parasmu pintar kau rawat
elok senyummu memikat sukma
Jangan kau tutup pandangku
aku sedang menyapa mimpi
yang datang bagai fatamorgana
wajahmu merona memerah
kau usap wajahku dengan mesra
kau malu aku tatap begitu
jangan jengah....sayang
membeku karena cinta tak pernah berpihak
mengeras karena cinta tak pernah singgah
sekalinya ku temui hanya kamuflase
dirimu adalah penantian panjang
butuh prosesi waktu tak sedikit
jalani tanpa beban tanpa sengatan dera
ku hanya sesekali singkap sunyimu melanda
tiada terpikir meminta atau memohon
mengikuti kala ceria gembiramu bersama siapapun
melirik kala sunyimu selalu jadi teman setia
atau menjamah sebuah kesempatan kalaupun ada
firasat hanyalah setengah harap
saat kita bersua kala dirimu terjerembab kepalsuan
ku coba tengahi galau dan resah yang ada
gayung pun bersambut hatipun memuja
ku ingin memilikimu utuh
tak terbagi pada siapapun dan karena apapun
ku ingin dirimu satu
membagi satu setia dalam cinta suci
cintai aku dengan hatimu
seperti aku mencintaimu
sayangi aku dengan kasihmu
seperti aku menyayangimu
kita berjalan bergandeng tangan
ku belai rambutmu dengan kelembutan
ku kecup keningmu dengan sayang
ku genggam tanganmu yang hangat
ku tatap lama wajah kekasih
elok parasmu pintar kau rawat
elok senyummu memikat sukma
Jangan kau tutup pandangku
aku sedang menyapa mimpi
yang datang bagai fatamorgana
wajahmu merona memerah
kau usap wajahku dengan mesra
kau malu aku tatap begitu
jangan jengah....sayang
nikmatku seperti tak letih
memandang mu tak jemu
mata kita beradu pandang
hati kita terpagut indah
Biarkan malam melenggang
jangan dulu usaikan perjalanan ini
kita sambut rasa bahagia
yang menari syahdu
sambil melagukan tembang rindu
yang selama ini terjalin jauh
jangan pikirkan lelahku
letihku telah sirna seketika
ku mau menjadi yang terakhir untukmu
ku mau menjadi mimpi indahmu
memandang mu tak jemu
mata kita beradu pandang
hati kita terpagut indah
Biarkan malam melenggang
jangan dulu usaikan perjalanan ini
kita sambut rasa bahagia
yang menari syahdu
sambil melagukan tembang rindu
yang selama ini terjalin jauh
jangan pikirkan lelahku
letihku telah sirna seketika
ku mau menjadi yang terakhir untukmu
ku mau menjadi mimpi indahmu

2 komentar:
weeeww pak ,, jam nya di betulin dunk
ckckckckck masa masih jam 10 ....
Thank You adek, sudah diingetin ...hehe
Posting Komentar